Air Terjun Kembar di desa Wukirharjo, kec. Prambanan, kab. Sleman
Pas sekolah, SMP atau SMA gitu, kan di pelajaran sejarah pernah disebutin tuh bangunan candi yang bernama Candi Prambanan. Ingat nggak? Nah, nggak begitu jauh dari Candi Prambanan (sekitar 7 km) ada desa bernama Wukirharjo. Di desa ini ada air terjun kembar yang nggak banyak orang yang ngerti. Letak air terjun ini ada di pinggir sebuah tanjakan dan harus jalan kaki masuk hutan untuk mencapainya.
Curug Banyunibo Sanggrahan di desa Muntuk, kec. Dlingo, kab. Bantul
Pembaca kenal dengan pantai Parangtritis yang paling populer di Jogja? Nah, selain pantai Parangtritis, kabupaten Bantul juga punya air terjun yang tersembunyi. Nggak jauh dari air terjun ini ada obyek wisata hutan pinus Mangunan. Umumnya mereka yang ke hutan pinus ini nggak bakal menyangka ada air terjun dekat sana. Di Bantul sendiri ada banyak air terjun yang dinamaiBanyunibo. Tapi Curug Banyunibo di desa Muntuk ini nggak semua orang Bantul tahu.
Air Terjun Grojogan Sewu di desa Jatimulyo, kec. Girimulyo, kab. Kulonprogo
Eits, nggak hanya di Jawa Tengah aja ada air terjun yang bernama Grojogan Sewu. Di Kulonprogo juga ada lho! Sayangnya ya itu... belum populer! Padahal desa tempat air terjun ini lumayan dekat dengan obyek wisata Gua Kiskendo. Kenapa ya? Mungkin karena letaknya di perbukitan Menorehyang mana jalannya menanjak dan ya... dikelilingi hutan.
Curug Nglarangan di desa Tegalrejo, kec. Gedangsari, kab. Gunung Kidul
Ada tiga hal yang terkenal dari Gunung Kidul: pantai berpasir putih, wisata susur gua, dan belalang goreng, hahaha. Eh, tapi jangan salah, di Gunung Kidul juga ada air terjun lho. Salah satunya adalah Curug Nglarangan di desa Tegalrejo. Di desa Tegalrejo sendiri ada air terjun terkenal bernama Curug Indah. Tapi, pasti orang nggak bakal nyangka selain Curug Indah juga ada Curug Nglarangan yang terpisah jarak nggak begitu jauh.
Air Terjun Grojogan Sewu di Kec. Tawangmangu, Kab. Karanganyar
Wisata Grojogan Sewu yang terletak di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah ini memang punya karakter tersendiri. Dengan lokasi ketinggian kira-kira 1000 meter di atas permukaan air laut, hawa sejuk sangat terasa di tempat ini. Apalagi di kanan kiri air terjun banyak pohon besar yang berumur puluhan bahkan ratusan tahun. Setelah berkeliling-keliling di sekitar air terjun dengan ketinggian kurang lebih 81 meter ini, kita dapat duduk sembari menikmati sate kelinci ataupun sate ayam. Rasanya lumayan enak, dan harganya pun tidak terlalu mahal
Air Terjun Parang Ijo di Desa Berho, Kecamatan Ngargoyoso
Daerah wisata Parang Ijo terletak di desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso. wisata Parang Ijo akan menjadi andalan wisata baru bagi Karanganyar. Maklum saja, keindahan pesona wisata daerah perkebunan dan pertanian di lereng Gunung lawu begitu indah dan menarik bagi para wisatawan. Tidak jauh dari parang ijo terdapat kompleks candi cetho di Ngargoyoso.
Air Terjun Jumog di Desa Berho, Kecamatan Ngargoyoso
Air Terjun Jumog terletak di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar. Berbeda dengan Air Terjun Grojogan Sewu di daerah Tawangmangu yang telah lebih dulu diikembangkan, air terjun jumog masih tampak lebih sederhana. Air Terjun Jumog telah dibuka untuk umum sejak tahun 2004 lalu. Air terjunnya tidak terlalu tinggi, namun tetap memancarkan keindahan khas wisata alam. Konon, setiap pukul sepuluh pagi, muncul pelangi di air terjun ini.
Air Terjun Pringgondani di Desa Blumbang, Kec. Tawangmangu
Air Terjun Pringgodani terletak di Kalurahan Blumbang 4 km dari terminal bus Tawangmangu, Air Terjun Pringgodani berada di kaki Gunung Lawu kordinat 7°39’02″S – 111°09’29″T dan 1531 meter diatas permukaan air laut. Sebenarnya Pringgodani adalah obyek wisata sejarah/Religi berupa rumah joglo sebagai persembahyangan bagi penganut aliran kepercayaan,tetapi di sisi lain air terjun tersebut juga menawarkan keindahan, dengan 2 tingkat air terjun serta tinggi lebih dari 100 m, air terjun ini jauh lebih tinggi dan lebih spektakular dari pada Air Terjun Grojogan Sewu yang lebih dulu dikenal.
0 komentar:
Posting Komentar